Pelatihan pembelajaran digital siswa SMK Negeri 1 Karang Baru Aceh Tamiang Rizal, Azzarkasyi, Hidayat, Junaidi

Jurnal Pengabdian Lampoh Inovasi

Artikel Pengabdian | Vol: 1 | Edisi: 1 | Tahun: 2026

Pelatihan pembelajaran digital siswa SMK Negeri 1 Karang Baru Aceh Tamiang

Syamsul Rizal*1, Muhammad Azzarkasyi1, Fadlan Hidayat1, Junaidi Junaidi1

1. Universitas Serambi Mekkah

Penulis Korespondensi

Syamsul Rizal: syamsul.rizal@serambimekkah.ac.id

Riwayat Artikel

Dikirim: 6 Januari 2026, Diterima: 7 Januari 2026, Terbit: 9 Januari 2026.

Abstrak

Terbatasnya pengetahuan siswa dan keterampilan mereka dalam menggunakan teknologi digital untuk pembelajaran yang efektif adalah masalah yang dihadapi mitra. Kegiatan ini dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan pembelajaran digital. Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan literasi dan kemampuan siswa SMK Negeri 1 Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, dalam pembelajaran digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa sangat senang dengan pelatihan. Siswa menyatakan sangat setuju dan setuju pada semua aspek penilaian, termasuk materi pelatihan, metode pelatih, praktik langsung, diskusi, dan penggunaan media dan platform pembelajaran digital. Hal ini menunjukkan bahwa pemahaman, kemampuan, dan keinginan siswa untuk menggunakan pembelajaran digital meningkat. Kesimpulan hasil pengabdian ini berjalan dengan baik dan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran digital serta respons positif dari peserta dan guru di SMK Negeri 1 Karang Baru, Aceh Tamiang.

Kata Kunci

Pembelajaran digital, Pendampingan, Pelatihan, Teknologi digital

1. Pendahuluan

Dewasa ini pembelajaran di kelas di tuntut untuk lebih kreatif. Hal ini dimaksudkan untuk membuat siswa tidak menjadi jenuh dengan proses pembelajaran. Salah satu dari kegiatan proses pembelajaran adalah dengan menampilkan media pembelajaran yang bervariasi dan sesuai dengan tuntutan zaman. Perkembangan teknologi yang pesat di era Revolusi Industri 4.0 telah membawa transformasi signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pendidikan, sehingga menuntut adanya adaptasi terhadap metode pembelajaran konvensional menuju pendekatan digital [1].

Teknologi saat ini bukan lagi sesuatu yang dianggap asing dan mahal, namun merupakan kebutuhan dalam memperoleh informasi dan pengetahuan. Paradigma pendidikan kini telah bergeser dari pembelajaran langsung di dalam kelas menjadi pembelajaran jarak jauh berbasis online. Pandemi covid-19 menjadi salah satu penyebab bergesernya paradigma pendidikan ini secara tiba-tiba [2]. Namun, teknologi yang terus berkembang dari masa ke masa tidak menjadikan hal tersebut sebagai penghalang untuk pendidikan dapat berubah menyesuaikan kondisi pandemic covid-19 saat ini [3]. Kemajuan teknologi membantu seluruh aspek dalam kehidupan untuk dapat tetap berjalan meskipun tidak dapat berinteraksi secara langsung di tempat yang sama termasuk aspek Pendidikan [4].

Perkembangan teknologi ini telah membawa perubahan yang sangat signifikan dalam dunia pendidikan, Perkembangan ini mencakup kemudahan akses informasi, dukungan pembelajaran jarak jauh, serta munculnya metode pembelajaran yang lebih interaktif dan menarik [5]. Pembelajaran digital menjadi salah satu kebutuhan penting untuk meningkatkan kompetensi siswa agar mampu beradaptasi dengan tuntutan dunia kerja dan industri di era digital. Namun demikian, dari segi pemahaman dan keterampilan siswa masih terdapat keterbatasan dalam pemanfaatan teknologi digital secara optimal [6]. Perlu adanya pelatihan agar dapat memberikan siswa pengalaman belajar yang tidak ketinggalan zaman. Pendampingan juga menjadi sangat penting untuk dapat memastikan siswa tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga dapat memanfaatkannya secara efektif, kritis, dan inovatif sebagai sarana pembelajaran. Oleh karena itu, kegiatan pelatihan dan pendampingan pembelajaran digital ini diharapkan dapat menjadi solusi yang strategis untuk memberikan keterampilan digital siswa dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran di SMK Negeri 1 Karang Baru, Aceh Tamiang.

SMK Negeri 1 Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, sebagai salah satu institusi pendidikan kejuruan, memiliki potensi besar untuk mengintegrasikan pembelajaran digital dalam proses belajar mengajar mengingat sarana dan prasarana pendukung yang dimiliki sekolah tersebut telah memadai. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk Pelatihan Pembelajaran Digital bagi Siswa SMK Negeri 1 Karang Baru sebagai upaya untuk meningkatkan keterampilan literasi digital, berinovasi dalam pembelajaran serta kesiapan siswa menghadapi dunia kerja yang berbasis teknologi.

Salah satu wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi pada aspek pengabdian kepada masyarakat, pelatihan ini mengimplementasikan pengetahuan dan keahlian dosen untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di SMK Negeri 1 Karang Baru yang memiliki tingkat urgensi yang tinggi seiring dengan pesatnya perkembangan dan perubahan paradigma pembelajaran di era digital. Oleh karena itu, diperlukan upaya sistematis dalam bentuk pelatihan yang terstruktur agar siswa mampu beradaptasi dan memanfaatkan teknologi digital secara produktif dalam proses pembelajaran.

2. Metode

2.1. Waktu dan tempat pelaksanaan

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan pada tanggal 29 September 2025 di SMK Negeri 1 Karang Baru yang beralamat di Jln. Ir. H Juanda. Desa/Kelurahan Gampong Bundar Kecamatan Karang Baru kabupaten Aceh Tamiang yang merupakan sekolah Mitra dan telah menandatangani Implementation Agreement (IA) dengan Program Studi Pendidikan Fisika FKIP USM Banda Aceh.

2.2. Partisipasi mitra/peserta kegiatan

Partisipasi mitra/guru-guru SMK Negeri 1 Karang Baru berkontribusi dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan kegiatan pengabdian sejak tahap awal perencanaan, persiapan, berperan aktif dalam berkoordinasi dengan tim pengabdian, membantu menyiapkan sarana dan prasarana penunjang, ikut memberikan masukan dalam pelaksanaan kegiatan. Peserta dalam kegiatan ini merupakan Siswa SMK Negeri 1 Karang Baru kelas XII yang berjumlah 30 orang.

2.3. Prosedur pelaksanaan

Prosedur pelaksanaan yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah melalui metode pelatihan dan pendampingan yang telah dirancang sistematis bagi siswa melalui beberapa tahapan yang terintegrasi agar dapat menghasilkan keterampilan praktis siswa serta minat dan motivasi dalam pembelajaran digital.

Pelaksanaan kegiatan diawali melalui penyampaian materi dengan metode ceramah interaktif. Tim pengabdian menyampaikan secara teori konsep dasar peran dan manfaat teknologi dalam pembelajaran digital dalam proses belajar di era 4.0. keterlibatan siswa dan guru melalui pertanyaan-pertanyaan dan diskusi di sela-sela pemaparan materi sangat diperlukan guna mengetahui dan memantik respons siswa serta keterlibatan siswa yang aktif.

Pada tahap selanjutnya, kegiatan demonstrasi penggunaan platform dan media pembelajaran digital. Tim pengabdian memperagakan secara langsung cara mengakses, mengoperasikan, dan memanfaatkan berbagai perangkat pendukung pembelajaran digital yang relevan dengan jurusan siswa SMK Negeri 1 Karang Baru. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk memberikan gambaran nyata dan memancing daya kreatif siswa melalui penerapan pembelajaran digital dalam kegiatan belajar sehari-hari.

Kemudian dilanjutkan tahap praktik langsung oleh siswa dengan pendampingan dari tim pengabdian. Siswa diberikan kesempatan untuk mengoperasikan media dan platform dan merancang suatu gambar sesuai dengan daya imajinasi mereka dalam pembelajaran digital secara mandiri menggunakan beberapa aplikasi yang telah tersedia. Selama kegiatan ini, tim pengabdian melakukan pendampingan secara intensif dalam membantu siswa yang mengalami kesulitan serta memberikan masukan untuk menambah nilai hasil karya mereka, serta memastikan siswa mampu mengikuti setiap tahapan pembuatan sampai dengan selesai dengan baik.

Diskusi dan Tanya jawab pada saat pelaksanaan praktik tetap dibuka kepada siswa untuk memperdalam pemahaman siswa, serta memberikan kesempatan menyampaikan kendala, pengalaman, serta pemahaman mereka terkait penggunaan pembelajaran digital. Hal ini dilakukan sebagai sarana klarifikasi dan refleksi guna mengetahui pemahaman terhadap materi yang telah disampaikan.

Evaluasi pelaksanaan kegiatan dilakukan untuk mengukur ketercapaian tujuan pelatihan, keterlibatan dan tanggapan siswa sebagai peserta. Evaluasi dilakukan melalui pengamatan langsung dan melalui pemberian angket sederhana, sebagai umpan balik dari siswa. Hasil evaluasi digunakan sebagai dasar untuk menilai efektivitas pelatihan dan pendampingan yang telah dilaksanakan. Evaluasi pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui: observasi langsung, Tanya jawab dan diskusi dengan peserta serta pengumpulan hasil angket/kuesioner. Gambar 1 menunjukkan pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan.

gambar

Gambar 1. Pelaksanaan kegiatan

3. Hasil

Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul “Pelatihan Pembelajaran Digital bagi Siswa SMK Negeri 1 Karang Baru, Aceh Tamiang” telah memberikan dampak positif dari hasil yang diharapkan. Hasil ini diperoleh berdasarkan observasi selama pelatihan, praktik langsung peserta, serta evaluasi dan angket tanggapan siswa.

Hasil utama dari kegiatan pengabdian ini berdasarkan pengamatan dan observasi yang dilakukan oleh tim pengabdi beserta guru menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa serta aktivitas selama kegiatan terlibat secara aktif, hal ini ditunjukkan melalui Tanya jawab dan diskusi yang berlangsung sejak pemaparan materi sampai pada saat praktik langsung yang dibimbing oleh tim pengabdi. Siswa mampu mengenali dan menggunakan bahkan berinovasi melalui berbagai platform dan aplikasi serta media pembelajaran digital yang diperkenalkan selama kegiatan.

Selain itu, hasil angket respon siswa juga memberikan jawaban positif terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Hal ini dapat dilihat melalui Gambar 3.

gambar

Gambar 2. Tempat pelaksanaan pengabdian di SMK Negeri 1 Karang Baru, Aceh Tamiang

gambar

Gambar 3. Grafik respons siswa terhadap kegiatan

4. Pembahasan

Siswa menilai materi yang disampaikan mudah dipahami, relevan dengan kebutuhan belajar, serta bermanfaat dalam mendukung proses pembelajaran. Metode pelatihan dan pendampingan yang diterapkan juga dinilai efektif karena memberikan kesempatan kepada siswa untuk belajar secara langsung melalui praktik penggunaan media pembelajaran digital. Hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa pelatihan dan pendampingan pembelajaran digital merupakan pendekatan yang efektif dalam meningkatkan literasi digital siswa SMK. Peningkatan pemahaman dan keterampilan siswa tidak terlepas dari metode pelatihan yang mengombinasikan penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan intensif. Pendekatan ini memungkinkan siswa tidak hanya memahami konsep secara teoritis, tetapi juga menguasai keterampilan praktis dalam menggunakan teknologi pembelajaran digital.

Berdasarkan hasil angket respons siswa pada Aspek Materi Pelatihan, sebesar 91% siswa menyatakan bahwa materi yang disampaikan mudah dipahami, sesuai kebutuhan, serta menambah wawasan tentang pembelajaran digital. Tidak terdapat respons negatif pada aspek ini, yang menunjukkan bahwa materi pelatihan telah relevan dan sesuai dengan kebutuhan karakteristik serta kebutuhan siswa. Selanjutnya Pada Aspek Metode Pelatihan dan Pendampingan, sebesar 90% siswa menyatakan bahwa metode pelatihan yang meliputi ceramah interaktif, demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan dinilai efektif dan menarik oleh siswa. Pada Aspek Keterlibatan dan Motivasi, diperoleh hasil 94% menunjukkan bahwa siswa merasa sangat senang bisa terlibat aktif selama kegiatan pelatihan dan mendapatkan peningkatan motivasi serta kepercayaan diri. Aspek Manfaat Kegiatan, hasil angket menunjukkan 96% siswa merasakan banyak manfaat yang sangat besar dari kegiatan pelatihan dalam mendukung kegiatan belajar maupun mempersiapkan diri untuk dunia kerja di era digital.

Pada Aspek Penilaian Umum, sebesar 97% siswa menyatakan bahwa kegiatan pelatihan pembelajaran digital berjalan dengan baik dan layak untuk dilaksanakan kembali. Tidak adanya respon negatif yang menunjukkan tingkat kepuasan siswa yang sangat tinggi terhadap keseluruhan pelaksanaan kegiatan pengabdian.

Secara keseluruhan, hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini telah memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pembelajaran digital di SMK Negeri 1 Karang Baru, Aceh Tamiang, serta mendukung pengembangan kompetensi digital siswa sesuai dengan kebutuhan pendidikan dan dunia kerja di era digital. Seiring dengan perubahan ini, integrasi teknologi digital untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih interaktif dan relevan bagi siswa, yang dapat memotivasi mereka untuk belajar secara aktif dan mengembangkan inovasi kreatif [7]. Fenomena ini selaras dengan konsep Pendidikan 4.0, di mana pemanfaatan teknologi digital mendukung pembelajaran tanpa batasan ruang dan waktu, serta memungkinkan melakukan inovasi pendidikan yang berbasis pada teknologi [8].

Walaupun demikian, diperlukan tindak lanjut berupa pendampingan agar keterampilan siswa dapat terus dikembangkan. Integrasi pembelajaran digital dalam proses pembelajaran dapat menjadi faktor utama agar dampak kegiatan pengabdian ini dapat terus berlanjut. Oleh karena itu, melalui kerja sama antara sekolah dan Program Studi Pendidikan Fisika FKIP USM ini perlu terus ditingkatkan agar dapat mendukung penguatan pembelajaran digital secara berkelanjutan.

5. Kesimpulan

Berdasarkan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul “Pelatihan Pembelajaran Digital bagi Siswa SMK Negeri 1 Karang Baru, Aceh Tamiang”, dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini berjalan dengan baik dan sesuai dengan capaian tujuan yang telah ditetapkan. Pelatihan ini mampu meningkatkan literasi digital dan keterampilan siswa dalam memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran serta mendapat respons positif dari semua pihak yang terlibat.

Diharapkan kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan cakupan materi yang lebih luas serta melibatkan lebih banyak peserta, sehingga kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah dapat terus ditingkatkan.

Pernyataan Penggunaan AI

Penulisan manuskrip ini tidak menggunakan bantuan AI.

Pernyataan Konflik Kepentingan

Penulis menyatakan tidak terdapat konflik kepentingan dalam pelaksanaan maupun publikasi kegiatan ini.

Daftar Pustaka

[1] A. N. Praswati, I. Imronudin, V. Ardiyantiningsih, dan M. Y. A. Fatah, “Pelatihan Digital Bagi Siswa MIM Pondok Klaten,” Abdi Psikonomi, hal. 111–119, 2020, doi: 10.23917/psikonomi.v1i2.177.

[2] M. S. Mondol dan M. G. Mohiuddin, “Confronting Covid-19 with a paradigm shift in teaching and learning: a study on online classes,” Int. J. Soc. Polit. Econ. Res., vol. 7, no. 2, hal. 231–147, 2020.

[3] W. He, Z. J. Zhang, dan W. Li, “Information technology solutions, challenges, and suggestions for tackling the COVID-19 pandemic,” Int. J. Inf. Manage., vol. 57, no. 102287, 2021.

[4] R. H. Huang, D. J. Liu, A. Tlili, J. F. Yang, dan H. H. Wang, . Handbook on facilitating flexible learning during educational disruption: The Chinese experience in maintaining undisrupted learning in COVID-19 Outbreak. Beijing: Smart Learning Institute of Beijing Normal University., 2020.

[5] T. B. Sembiring, G. Thosan, M. Fadli, R. Apriyanto, S. Namira, dan T. D. F. Purba, “Dampak Perkembangan Teknologi dalam Pendidikan,” J. Pustaka Cendekia Huk. dan Ilmu Sos., vol. 2, no. 3, hal. 275–280, 2024, doi: 10.70292/pchukumsosial.v2i3.76.

[6] A. Rachman et al., “IMPLEMENTASI LITERASI DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN BAGI GURU SEKOLAH DASAR,” J. Rev. Pendidik. dan Pengajaran, vol. 8, no. 1, hal. 1516–1522, 2025, doi: 10.31004/jrpp.v8i1.42010.

[7] N. Hafzah, K. P. Amalia, E. Lestari, N. Annisa, U. Adiatmi, dan M. F. Saifuddin, “Meta-Analisis Efektivitas Penggunaan Media Pembelajaran Digital Dalam Peningkatan Hasil dan Minat Belajar Biologi Peserta Didik di Era Revolusi Industri 4.0,” BIODIK, vol. 6, no. 4, hal. 541–549, 2020, doi: 10.22437/bio.v6i4.8958.

[8] A. Susanto, D. S. Wibowo, M. Nishom, dan T. Abidin, “Pelatihan Webstite E-learning Sebagai Penunjang Pembelajaran Pada SMK An Nur Slawi,” J. Pengabdi. Masy. Progresif Humanis Brainstorming, vol. 7, no. 1, hal. 1–6, 2024, doi: 10.30591/japhb.v7i1.6511.